Gudeg Lebih Nikmat Disantap dengan Alunan Musik Jaz

Agen Bola Terpercaya Yogyakarta – Pertama kalinya pasar kangen Yogyakarta diboyong ke ajang Prambanan Jazz. Sebanyak 100 booth yang berisi makanan khas Yogyakarta hadir di Indie Home Prambanan Jazz 2016. Konsep memboyong pasar kangen ke ajang jaz, diakui Anas Syahrul Alami selaku Penggagas Prambanan Jazz, adalah untuk membangkitkan kenangan para penonton. “Kota Yogyakarta ini terkenal dengan banyaknya pelajar. Nah, saya pikir sangat brilian jika menggabungkan musik jaz dengan makanan khas Yogyakarta. Disini penonton bisa menikmati jaz sambil nostalgia dengan makanan tradisional masa kecil,” ungkap Anas saat ditemui Suara Pembaruan di sela-sela penampilan Raisa di Prambanan Jazz, Minggu (21/8). Pada tahun pertama Prambanan Jazz, diakui Anas tidak terpikir untuk menggandeng event dengan kuliner. Tapi mendatang, dianjikan Anas, Prambanan Jazz akan hadir lebih spektakuler lagi. Khususnya untuk makanan, di antara 100 booth yang memadati pelataran Candi Prambanan, terdapat ragam menu seperti gudeg, kopi Jo, es tebu, sate klatak, wedang uwuh, dan masih banyak lagi. Aditia Saputra (35), penonton yang hadir selama dua malam di Indie Home Prambanan Jazz mengatakan tergila-gila dengan Kopi Jo. Setiap malam, Aditia minum kopi buatan Pak Jo yang dimasak menggunakan arang. “Kopinya enak sekali. Rasanya hampir mirip dengan kopi tradisional Atambua. Konsep nonton sambil kuliner ini sangat menyenangkan,” tandas Aditia. Elvira Anna Siahaan/FMB Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu