Pipa Transmisi Gas Bumi Nasional Baru Tercapai 20% dari Target

Agen Bola Terpercaya Bandung – Pipa transmisi gas bumi nasional baru mencapai 2.625 atau 20% dari target. Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup mengatakan minimnya infrastruktur gas ini membuat alokasi terhambat. Akibatnya hanya 52% gas yang dihasilkan dikonsumsi di dalam negeri, sementara sisanya masih diekspor untuk menambah devisa. Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup mengakui saat ini permintaan gas dari dalam negeri masih cukup rendah, sehingga produsen pun memilih untuk melakukan ekspor. Aplagi gas tidak ekonomis jika disimpan terlalu lama, sehingga gas yang sudah diproduksi harus sesegera mungkin didistribusikan. Heri mengatakan jika ingin mencapai tingkat pemanfaatan gas bumi secara maksimal, paling lambat 2024 harus terbangun tambahan 15.000 km pipa gas transmisi dan 14 proyek liquidfication. Selain infrastruktur, sasaran pasar dan kepastian jumlah kebutuhan juga harus diperhatikan. Saat ini total pipa gas bumi yang telah dibangun mencapai 13.500 km. Sekitar 78% pipa gas yang ada dibangun oleh PGN dan sisanya dimiliki anak usaha PT Pertamina, PT Pertagas dan 63 unit trader. Menurut dia infrastruktur gas yang terakhir dibangun dibangun adalah pipa South Sumatera-West Java (SSWJ) sepanjang 1.200 km. “Kendalanya tata kelola gas bumi ini adalah infrastrukturnya, sekarang saja belum ada lagi pipa gas yang dibangun,” kata Heri akhir pekan lalu. Sementara dalam kurun 2016-2019, PGN akan menambah infrastruktur pipa gas bumi sepanjang 1.680 km. Pipa yang akan ditambah adalah transmisi akses terbuka Duri-Dumai-Medan, Muara Bekari-Semarang, pipa distribusi Batam WNTS-Pemping, dan beberapa wilayah lain. Dengan begitu pada 2019 panjang pipa gas milik PGN 8.656 km dan gas bumi yang dapat disalurkan mencapai 1.902 mmscfd. Heri memperkirakan dengan begitu penghematan nasional mencapai Rp 88,03 triliun per tahun. Rahajeng KH/ERH Investor Daily

Sumber: BeritaSatu