Asumsi Pertumbuhan 5,1% Pada 2017 Bukan Sinyal Buruk Bagi Perekonomian

Agen Bola Terpercaya Jakarta – Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan, asumsi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,1% pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 bukan sinyal buruk bagi perekonomian. “ Range yang paling realistis memang antara 5,1% dan 5,2 %, mengingat basis pertumbuhan 2016 kemungkinan ada di kisaran 5,04%. Memang ada kemungkinan perbaikan dari sisi konsumsi rumah tangga dengan pertumbuhan antara 5,0% dan 5,1%. Tapi kontribusi ekspor-impor diperkirakan masih datar,” kata Sarmuji saat dihubungi Investor Daily di Jakarta, belum lama ini, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), menurut Sarmuji, kemungkinan tumbuh, tetapi tidak signifikan, sehingga tak bisa mengerek pertumbuhan ekonomi terlalu tinggi. Padahal, situasi global belum terlihat membaik. “Itu artinya perdagangan internasional akan tetap lesu,” tegas dia. Dia mengakui, asumsi pertumbuhan ekonomi 2017 idealnya dipatok 5,2% agar ada insentif bagi pemerintah untuk bekerja lebih keras. “Tetapi, atas kesepakatan politik untuk lebih berhati-hati, akhirnya Komisi XI menyepakati angka 5,1%,” tutur dia. Sementara itu, anggota DPR Komisi XI DPR dari F-PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan, kesepakatan DPR dan pemerintah soal asumsi pertumbuhuan ekonomi 2017 sebesar 5,1%, inflasi 3-5%, kurs Rp 13.300 per dolar AS, dan tingkat suku bunga SPN tiga bulan sebesar 5,3% lebih realistis. “Tantangan utama pemerintah adalah meningkatkan daya saing industri dan memelihara daya beli masyarakat,” ucap dia. Dia menambahkan, ekonomi global tahun depan masih lemah, sehingga tidak akan ada kejutan berarti. Sebagaimana diestimasikan IMF dan Bank Dunia, ekonomi dunia pada 2017 bakal tumbuh lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Imam Suhartadi/IS Investor Daily

Sumber: BeritaSatu