Voting Pemakzulan Presiden Park Awal Desember

Agen Bola Terpercaya Seoul – Pemungutan suara atau voting untuk memutuskan pemakzulan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye akan digelar secepatnya pekan depan. Kini, semakin banyak politisi dari partai penguasa yang ikut mendorong kampanye untuk menggulingkan Presiden Park karena skandal dengan teman dekatnya, Choi Soon-sil. “Kami akan berupaya untuk menggelar voting untuk mosi pemakzulan secepatnya pada 2 Desember atau tidak lebih dari 9 Desember,” kata ketua fraksi dari oposisi utama, Partai Demokratik, Woo Sang-ho, hari Kamis (24/11) seperti dikutip dari kantor berita Korsel, Yonhap. Senada dengan itu, seorang politisi senior dari partai penguasa, Partai Saenuri, menyatakan langkah pemakzulan akan diajukan lewat voting parlemen pada 9 Desember 2016. Partai-partai oposisi awalnya ragu untuk mendorong mosi pemakzulan yang membutuhkan dukungan dua per tiga anggota parlemen, meskipun jika digabung jumlah mereka menguasai mayoritas 300 kursi di parlemen. Langkah mereka dipersatukan ketika mantan ketua partai penguasa, Kim Moo-sung, muncul untuk mengumumkan bahwa Park harus dimakzulkan karena melanggar konstitusi. Lebih dari 30 anggota parlemen dari Saenuri mendukung pemakzulan Park, padahal hanya diperlukan 29 suara dari partai penguasa untuk meloloskan mosi tersebut. Jika voting sukses, maka akan menjadi pertama kali dalam kurun 12 tahun bagi parlemen Korsel untuk memakzulkan seorang presiden. Park telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka serta siap menjalani pemeriksaan baik oleh jaksa maupun jaksa khusus yang ditunjuk parlemen untuk melakukan penyelidikan terpisah. Pada Minggu (20/11), jaksa negara menyatakan Park terlibat sebagai kaki tangan dalam kasus dugaan korupsi Choi. Jaksa menyatakan akan memeriksa Park sebagai tersangka, sehingga dia akan dipanggil untuk diinterogasi secara langsung. Langkah itu belum pernah dialami sebelumnya oleh presiden-presiden yang masih menduduki jabatannya. Pengacara Park membantah temuan jaksa dengan menyebutnya sebagai bangunan “rumah kartu”, “imajinasi”, dan “tebak-tebakan”. Pengacaranya menyatakan Park tidak akan menjawab pertanyaan jaksa yang bermotif politik. Meskipun mosi pemakzulan nantinya bisa mendapatkan dukungan dua per tiga suara parlemen, tapi tidak ada jaminan bahwa Mahkamah Konstitusi yang konservatif akan menyetujui aksi tersebut. Meskipun, skandal Park terus merusak citra Korsel. Natasia Christy Wahyuni/WIR Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu