Harga Daging Sapi Cenderung Stabil

Angka Keluar Hk SURABAYA – Dalam satu bulan terakhir ini harga daging di Surabaya cenderung stabil. Tetapi, stabilitas harga tidak menjamin permintaan daging. Sebab, awal tahun ini permintaan justru menurun. Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jatim Muthowif mengatakan, ada informasi dari feedloter mengenai kenaikan harga sapi, yakni sapi lokal Rp 52.000 per kg dan sapi impor Rp 47.500 per kg. Harga tersebut cenderung tetap jika dibandingkan bulan lalu. ’’Beberapa saat lalu, ketika ramai pengenaan PPn, harga ternak juga stabil, tidak sampai naik. Perkiraan kami, harga sebentar lagi naik minimal Rp 1.000 per ekor,’’ ujarnya kemarin (23/1). Harga karkas Rp 87.000 per kg dan harga lepas tulang di rumah pemotongan hewan (RPH) Rp 92.000 per kg. Harga sapi impor maupun lokal ketika sudah dipotong sama. Sebab, sapi impor memiliki banyak lemak. ’’Sebenarnya, kalau tidak jadi dicabut, dampaknya baru terasa sepekan kemudian. Seperti yang terjadi di Jawa Barat,’’ kata Muthowif. Kenaikan harga sapi memang tidak terlalu memicu kenaikan harga daging di pasaran. Meski demikian, permintaan daging malah menurun. Kondisi itu mengakibatkan jumlah pemotongan sapi berkurang setiap hari. ’’Saat ini rata-rata sapi yang dipotong di dua RPH di Surabaya, yakni Kedurus dan Pegirikan, hanya 132–133 ekor per hari. Padahal, Desember lalu tercatat 155 ekor per hari,’’ urainya. Stabilitas harga juga tidak mendorong konsumen untuk membeli. Saat ini rata-rata harga daging di pasaran Rp 100.000–Rp 105.000 per kg. Menjelang perayaan Imlek, lanjut dia, harga cenderung naik. Tetapi, kenaikan itu bersifat sementara. Setelah momen tersebut selesai, harga kembali normal. (res/c4/tia) 0 share 0 tweet 0 +1

Sumber: JPNN