PSSI: Satgas Rekonsiliasi AFC tak Mengenal KPSI

Agen Bola Terpercaya – Juru bicara PSSI , Eddy Elison , enggan ketinggalan dalam memberikan keterangan seputar pertemuan PSSI dan Satgas Rekonsiliasi AFC di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (24/4). Menurut Eddy, Satgas yang dibentuk AFC guna membantu penyelesaian konflik sepak bola nasional tersebut, sangat bersikap bijaksana. Misalnya saja, dikatakan Eddy, Satgas AFC menerima dengan sangat baik dua perwakilan PSSI, yakni Farid Rahman dan Tri Goestoro , selaku Wakil Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal. “Satgas AFC justru melihat besarnya potensi sepak bola di Indonesia dan memberikan dukungan terhadap program-program yang sudah dan akan dijalankan PSSI. Bahkan, pembicaraan hanya seputar dualisme kompetisi dan sama sekali tidak menyinggung soal dualisme asosiasi, apalagi mengenai legalitas para anggota PSSI yang hadir di Kongres Tahunan PSSI di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Minggu (18/4),” tegasnya kepada . “Satgas AFC juga meminta agar kubu PSSI dapat melakukan pertemuan ulang dengan pihak PT Liga Indonesia (PT LI), guna mengadakan pembicaraan lebih lanjut hingga mencapai kesepakatan perbaikan di pentas sepak bola Tanah Air,” tukasnya seraya menyebut jika pihak PT LI, dihadiri CEO-nya, Joko Driyono dan didampingi Hinca Pandjaitan , Sekretaris Jenderal Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). Eddy menegaskan, bahwa bukan pihak KPSI yang diundang Satgas AFC, melainkan PT LI selaku operator kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama. Itu bertujuan, guna terjadinya penyelesaian dualisme kompetisi yang menjadi fokus penyelesaian dari Satgas AFC. “Itu membuktikan, Satgas AFC tidak mengenal apa itu KPSI. Sehingga, perbuatan tidak jujur ketika pihak KPSI berani mengklaim bahwa Satgas AFC mengundang mereka dan akan segera mengakui hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (18/3), yang bertujuan untuk mengambil alih PSSI,” tuturnya. “Jadi, sekali lagi, tidak benar jika ada pihak yang mengaku-aku bahwa pertemuan tersebut utamanya membahas kepemimpinan PSSI di bawah Djohar Arifin sudah kehilangan legalitas. Sebab, pertemuan hanya membahas dualisme kompetisi saja,” tuntasnya. (esa/end)

Sumber: Bola.net