Pelatih Tommy Sugiarto Bicara Peluang pada Olimpiade 2016

Spbo 1 JAKARTA, JUARA.net – Pelatih pebulu tangkis tunggal putra Tommy Sugiarto, Toto Sunarto, angkat bicara perihal peluang anak didiknya pada Olimpiade Rio2016 Menurut Toto, Tommy punya peluang lolos dari babak penyisihan grup. Tommy merupakan satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia pada Olimpiade tahun ini. Peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2014 itu sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan bulu tangkis yang akan dimainkan 11-20 Agustus mendatang. Berdasarkan hasil undian alias drawing, Tommy berada pada Grup J bersama Howard Shu (Amerika Serikat) dan Osleni Guerrero (Kuba). Tommy tercatat belum pernah bertanding melawan Shu dan Guerrero, tetapi di atas kertas pemain berperingkat ke-8 dunia itu lebih berpeluang menang. Saat ini, Guerrero berperingkat ke-60 dunia, sedangkan Shu menempati peringkat ke-62 dunia. “Menurut saya, Tommy cukup berpeluang pada penyisihan grup. Secara rangking Tommy jauh lebih unggul. Namun,Tommy tetap harus waspada karena Hsu dan Guerrero adalah para pemain berpengalaman,” kata Toto yang dilansir badmintonindonesia.org, Rabu (27/7/2016). Baca Juga: Harga Mahal Higuain Membuat Juventus Ditertawakan Tato Putri Toni Kroos Sedot Perhatian Publik Totti: Kepindahan Higuain ke Juventus adalah Bencana! Jika berhasil menjadi juara Grup J, Tommy akan lolos ke babak berikutnya dan dijadwalkan bertanding melawan juara Grup I. Pada Grup I, kans juara ada di tangan Rajiv Ouseph (Inggris) dan Sho Sasaki (Jepang). “Kami belum bisa bicara soal babak 16 besar karena mau fokus dulu pada setiap pertandingan pada penyisihan grup,” ujar Toto. “Seandainya lolos dari penyisihan grup, siapapun lawannya nanti, peluang menang tetap terbuka. Semoga Tommy bisa fokus dan menikmati setiap pertandingannya,” katanya menambahkan. Berikut hasil undian tunggal putra pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Grup A: Lee Chong Wei (Malaysia), Soren Opti (Suriname), Derek Wong Zi Liang (Singapura) Grup B: (tidak ada pemain) Grup C: Chou Tien Chen (Taiwan), Yuhan Tan (Belgia), Misha Zilberman (Israel) Grup D: Hu Yun (Hong Kong), Pablo Abian (Spanyol), Jaspar Woon Chai Yu (Brunei Darussallam) Grup E: Lin Dan (China), Vladimir Malkov (Rusia), David Obernorsterer (Austria), Nguyen Tien Minh (Vietnam) Grup F: (tidak ada pemain) Grup G: Jan O Jorgensen (Denmark), Raul Must (Estonia), Brice Leverdez (Prancis) Grup H: Srikanth Kidambi (India), Henri Hurskainen (Swedia), Lino Munoz (Meksiko) Grup I: Rajiv Ouseph (Inggris), Sho Sasaki (Jepang), Petr Koukal (Republik Ceska) Grup J: Tommy Sugiarto (Indonesia), Howard Shu (Amerika Serikat), Osleni Guerrero (Kuba) Grup K: Marc Zwiebler (Jerman), Scott Evans (Irlandia), Ygor Coelho de Oliveira (Brasil) Grup L: Viktor Axelsen (Denmark), Lee Dong-keun (Korea Selatan), Boonsak Ponsana (Thailand) Grup M: Ng Ka Long Angus (Hong Kong), Pedro Martins (Portugal), Martin Giuffre (Kanada) Grup N: Son Wan-ho (Korea Selatan), Artem Pochatrev (Ukraina), Jacob Maliekal (Afrika Selatan) Grup O: (tidak ada pemain) Grup P: Chen Long (China), Kevin Cordon (Guatemala), Adrian Dziolko (Polandia), Niluka Karunaratne (Sri Lanka)

Sumber: Juara.net