2010: Awal Gigitan Maut Luis Suarez

Data Pengeluaran Sgp Metrotvnews.com, Amsterdam : Bomber kontroversial Luis Suarez mulai dikenal publik senang menggigit lawannya saat ia masih bermain bagi Ajax Amsterdam. Pada 24 November 2010 silam, awal Suarez melancarkan senjata mematikannya tersebut kala menggigit bahu pemain PSV Eindhoven Otman Bakkal. Suarez menjalani musim gemilang pada 2009–2010 dimana ia mencetak 49 gol dari 48 penampilan bersama Ajax di semua kompetisi. Namun, bomber Uruguay ini menghadapi situasi sulit di musim berikutnya, dimana Ajax yang berada di peringkat ketiga menghadapi PSV sebagai pemuncak klasemen. Baca juga 1872: Digelarnya Laga Internasional Pertama di Dunia Freddie Mercury Tutup Usia 1999: Awal Cedera Parah Ronaldo Brandconnect 8 Jajanan Indonesia Terlezat untuk Dicicipi Suarez berulah pada laga yang tampak akan berakhir imbang tanpa gol di Amsterdam Arena. Memasuki menit akhir, bomber 28 tahun ini menggigit bahu kiri Bakkal. Membuat ia menerima hukuman larangan tampil tujuh laga oleh Federasi Sepakbola Belanda (KNVB). Setelah menerima hukuman itu, Suarez pun benar-benar tak pernah tampil lagi bagi Ajax. Pasalnya ia lebih memilih bergabung dengan Liverpool pada bursa transfer Januari 2011 dengan mahar sebesar 22,8 juta euro (Rp 472 miliar). Pindah ke klub baru tak lantas membuat sikap kontroversialnya hilang. Selain sempat melakukan insiden rasial terhadap Partice Evra, Suarez kembali memangsa Branislav Ivanovic saat Liverpool bermain imbang kontra Chelsea. 21 April 2013 adalah kali kedua Suarez melancarkan gigitan mautnya. Ivanovic menjadi korban kedua El Pistolero yang menggigit tangan kanannya pada laga yang digelar di Stadion Anfield. Membuat dirinya diganjar larangan bertanding 10 laga oleh Federasi Sepakbola Inggris (FA). Insiden gigitan ketiga Suarez terjadi pada ajang Piala Dunia 2014 lalu di Estadio Das Dunas, Brasil. Kali ini Giorgio Chellini menjadi korbannya saat Uruguay bertemu Italia di laga terakhir Grup D. Dua hari kemudian, Komisi Disiplin FIFA menjatuhinya sanksi larangan sembilan laga internasional dan dilarang beraktivitas sepak bola termasuk menonton di stadion selama empat bulan. (TDIFH) (REN)

Sumber: MetroTVNews