1966: Lahirnya Romario, Sang Pencetak Seribu Gol

Angka Keluar Hk Metrotvnews.com, Jakarta: Tepat pada hari ini, Jumat 29 Januari, kancah sepak bola Brasil dikaruniai dengan lahirnya seorang anak yang mampu menjelma sebagai salah satu pemain paling produktif di dunia. Ya, bocah itu adalah Romario de Souza Faria atau yang terkenal dipanggil Romario. 50 tahun yang lalu atau tepatnya pada 1966 silam, Romario lahir di sebuah kota besar di Brasil, Rio de Janeiro. Kariernya sebagai pemain sepak bola dilakoni selama 24 tahun sambil tak pernah berhenti mencetak gol. Beberapa sumber bahkan menyebutkan, pemilik julukan Baixinho itu mampu mengoleksi lebih dari 1.000 gol sepanjang karier. Baca juga 1872: Digelarnya Laga Internasional Pertama di Dunia Freddie Mercury Tutup Usia 1999: Awal Cedera Parah Ronaldo Brandconnect 8 Jajanan Indonesia Terlezat untuk Dicicipi Kiprah mantan pemain yang sekarang berprofesi sebagai politikus itu bermula ketika bergabung dengan Vasco da Gama pada 1985. Klub itu berasal dari kota kelahirannya dan terbilang memiliki tradisi luar biasa dalam pengembangan pemain muda. Tiga tahun rampung berprestasi dengan Vasco, Romario langsung dipercaya tampil di Eropa dan sukses menjelma menjadi salah satu striker yang ditakuti. Beberapa tim Eropa yang pernah dibela Romario, PSV (1988–1993), Barcelona (1993-1995) dan Valencia (1996-1997). Puncak prestasi Romario tercipta ketika dinobatkan sebagai pemain terbaik FIFA pada 1994 silam. Penghargaan itu berhak diterimanya karena telah tampil menawan sepanjang tahun itu. Romario berhasil mengoleksi 30 gol dari La Liga dan membawa Barcelona meraih gelar juara. Kemudian, lima golnya pada Piala Dunia 1994 juga sukses membuat Brasil menjadi yang terbaik. Romario baru berhasil mencetak golnya yang ke-1.000 pada Mei 2007, atau ketika bergabung dengan Vasco da Gama untuk yang keempat kalinya. Gol itu terasa kurang istimewa karena diciptakan melalui titik putih penalti ketika menghadapi Sport Recife. Meski begitu, pencapai gol ke-1000 ini tetap diakui FIFA, dan namanya patut disejajarkan dengan Pele dan Puskas. Secara resmi, Romario memutuskan gantung sepatu pada April 2008. Namun, keputusan itu sempat ia ingkari karena adanya dorongan dari sang ayah untuk bermain di salah satu klub Brasil, America. Alhasil, Romario pun merumput kembali pada 25 November 2009, dan sukses membantu America menjadi juara Divisi Dua. Setelah itu, Romario baru benar-benar pensiun hingga sekarang. (berbagai sumber) Berikut cuplikan video terbaik Romario dari masa ke masa: (KAU)

Sumber: MetroTVNews