Zidane Pede Bisa Ulangi Hasil Dua Musim Lalu

Metrotvnews.com, Milan : Real Madrid punya kenangan manis saat menghadapi Atletico Madrid pada final Liga Champions musim 2013–2014. Ketika itu, El Real berhasil mengalahkan Atletico dengan skor 4-1 lewat perpanjangan final. Akan tetapi, Madrid tak bisa menjadikan hasil tersebut sebagai tolok ukur ketika kembali bertemu dengan Atletico pada final Liga Champions 2015–2016, Minggu 29 Mei dini hari. Sebab hasil pertandingan ditentukan dengan kekuatan saat ini. Baca juga Hasil Undian Babak 16 Besar Liga Champions 2016–2017 Jelang Pengundian Babak 16 Besar Liga Champions Barcelona Patahkan Rekor Passing Mereka di Liga Champions Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Pada final musim 2013–2014, Madrid masih diperkuat Angel Di Maria, Xabi Alonso, Iker Casillas, Semi Khedira, dan Fabio Contreao. Setelah itu, mereka memutuskan hengkang dari Madrid pada bursa transfer musim panas 2014. Meski begitu, pelatih Madrid Zinedine Zidane tidak mempermasalahkan ketiadaan pemain tersebut. Sebab, Zidane merasa El Real tetap akan kuat karena memiliki filosofi yang sama seperti dua musim lalu. “Beberapa pemain telah meninggalkan pada akhir musim 2013–2014. Tetapi, filosofi tim ini selalu sama. Kami telah membuat kisah yang hebat dengan memiliki kesatuan, usaha, dan persahabatan. Ketika saatnya tampil, kami meninggalkan semua di lapangan. Kami ingin mengulang sejarah besok. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat rumit,” ujar Zidane. “Kami siap menghadapi final. Kami akan berjuang. Kesulitan menjadi hal normal dalam laga final. Jika Anda ingin menang, Anda harus menghadapi kesulitan,” sambungnya. Keberhasilan meraih gelar Liga Champions akan menjadi kebanggaan bagi Zidane. Jika berhasil menang, ia akan meraih gelar pertama selama menjadi pelatih. Selain itu, ia akan masuk dalam daftar pelatih hebat Madrid karena berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions. (Uefa) (HIL)

Sumber: MetroTVNews