Jari Tangan Lelaki Bisa Prediksi Potensi Skizofrenia

Suara.com – Skizrofenia ditandai dengan adanya gangguan mental dan tanggapan emosi yang lemah dari penderita. Jika diamati, biasanya penderita akan mengalami halusinasi paranoid, serta pikirannya sudah tidak dapat disesuaikan dengan logika orang pada umumnya. Untuk mengetahui gejala awal seseorang menderita skizofrenia memang cukup sulit, tapi berdasarkan sebuah penelitian perbandingan panjang jari telunjuk dan jari manis dapat memprediksi risiko seseorang terkena skizofrenia. Namun sayangnya hal ini khusus berlaku pada lelaki. Untuk membuktikannya peneliti melakukan studi antara 2012 hingga 2013. Para ilmuwan di Turki mengukur jari-jari dari 103 pasien skizofrenia laki-laki dan 100 orang dengan kondisi sehat. Kemudian, dilakukan pengukuran pada jari telunjuk dan jari manis untuk mengetahui rasionya. Hasil menunjukkan adanya ukuran signifikan pada penderita skizofrenia. Mereka memiliki ukuran jari telunjuk yang lebih panjang dari pada jari manisnya (untuk tangan kanan) yang mana tidak ditemukan pada orang yang sehat. Sementara pada jari-jari tangan kirinya menunjukan ukuran yang lebih pendek dibandingkan dengan laki-laki yang sehat. Ini bukan penelitian terbaru bahwa rasio ukuran jari tangan dapat mengidentifikasi kesehatan, sebelumnya telah ditemukan adanya hubungan antara rasio jari tangan dengan orientasi seksual, prestasi akademik, agresivitas fisik, dan penyakit jantung. Penelitian sebelumnya telah menunjukan bahwa paparan testosteron dan hormon lainnya yang tinggi di dalam rahim dapat mempengaruhi perkembangan otak yang meningkatkan risiko skizofrenia dan gangguan mental lainnya. Karena penelitian ini hanya melibatkan laki-laki, maka belum dapat dipastikan kemungkinan yang sama terjadi pada perempuan. Dan peneliti juga mengatakan penelitian lebih lanjut akan dilakukan untuk menguatkan temuan mereka pada lelaki. (Medical Daily)

Sumber: Suara.com