Dua Perusahaan Kargo Resmi Layani Rute Pelabuhan Yos Sudarso

RIMANEWS – Manager SDM dan Umum PT Pelindo IV Cabang Ambon, Harison Nanlohy memberikan keterangan mengenai peresmian dua perusahan pelayaran kargo yang melayani rute ke Pelabuhan Yos Sudarso. “Dua perusahan yakni PT Salam Indonesia Lines (Skil) dari Surabaya dan PT Maersk Line Jakarta, telah mengajukan permintaan untuk membuka jalur pelayaran ke Ambon,” paparnya, Selasa (24/6). Baca Juga Pengibaran Bendera RRC, Fahri: Hati-Hati Provokasi DKI Akan Buat Underpass Mampang Kuningan Raksasa Internet Jepang Investasi Rp 664 Triliun di Amerika Kedua penyedia jasa kargo itu mengajukan surat untuk melayani jasa angkutan dari dan ke Ambon. Harison menyatakan Pelindo menerima dengan terbuka minat keduanya. Dia berharap keberadaan jasa kargo membuka perdagangan dan ekonomi daerah Maluku. Secara keseluruhan, jumlah pelayaran kargo di pelabuhan Ambon menjadi lima perusahaan termasuk PT Tanto Itim Lines, PT Meratus dan PT Themas. “Jika lima perusahaan pelayaran hadir di kota ini, ditunjang permintaan masyarakat yang banyak, maka akan terjadi persaingan dan yang pasti harga kebutuhan pokok dan komoditi lainnya akan mengalami penurunan,” terangnya. Adapun pihak Pelindo sedang berupaya mereklamasi pantai (trestel) untuk memperluas lokasi penumpukan peti kemas. Perlu diketahui, Trestel merupakan akses dari dermaga menuju darat dan digunakan di pelabuhan perairan dangkal di garis pantai untuk mencapai kedalaman perairan tertentu. Rencananya, luas lahan pelabuhan ditambah 6.000 meter persegi untuk meningkatkan daya tampung 29.000 unit peti kemas. “Dengan penambahan lahan penumpukan, maka daya tampung peti kemas di kawasan pelabuhan Ambon kurang lebih mencapai 29.000 peti kemas, sebab lahan yang ada sekarang ini daya tampungnya sebanyak 24.000 unit.” Jelas Harison. Sebagai informasi, kegiatan bongkar muat peti kemas di pelabuhan Yos Sudarso pada 2013 mencapai 60.000 teus. Sedangkan angkanya pada Mei 2014 telah mencapai 50.000 teus. “Kami perkirakan hingga Desember akan mencapai 90.000 teus, karena itu dibutuhkan pembenahan infrastruktur pendukung seperti perluasan dermaga, penambahan container crane dan trans tener,” tutupnya. (chus) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : maluku , perusahaan , Pelindo , Pelabuhan , Logistik , Jasa , Kargo , Korporasi , maluku , perusahaan , Pelindo , Pelabuhan , Logistik , Jasa , Kargo , Korporasi

Sumber: RimaNews