Kelelahan, Pengungsi Timur Tengah Jadikan Rel Kereta Alas Tidur

Rimanews – Ratusan pengungsi yang kelelahan beristirahat dimanapun mereka bisa istirahat. Bahkan rel kereta juga menjadi pilihan. Terlunta-luntanya perjalanan imigran di Eropa membuat mereka beristirahat di wilayah-wilayah dekat stasiun, bahkan di rel kereta api. Mereka tertidur di rel kereta api, di perbatasan Yunani dan Macedonia. Baca Juga 21 Ribu Muslim Rohingya Lari ke Bangladesh PM Inggris Jadi Pemimpin Wanita Pertama yang Hadiri KTT Negara Teluk Saudi Vonis Mati 15 Mata-mata Iran Sebagian besar diantara mereka terlihat tanpa alas kaki dan hanya mengenakan pakaian ala kadarnya. Ratusan orang ini adalah bagian dari konvoi besar yang ingin menuju Eropa Selatan, melalui Hungaria untuk menuju Australia dan Jerman. Sementara itu, sebagian warga Austria berinisiatif untuk memberikan bantuan. Mereka melakukan konvoi sebanyak 140 mobil membawa makanan dan minuman ringan untuk para pengungsi. Namun warga tak berani menawarkan tempat tinggalnya untuk pengungsi, seperti yang dilakukan warga Inggris. Polisi Austria memperingatkan warganya, jika warga berani menampung pengungsi, maka mereka bisa dituduh melanggar undang-undang tentang perdagangan manusia. Sementara pemerintah Hongaria mulai menempatkan pengungsi di kereta khusus di Budapest, yang akan segera memberangkatkan mereka menuju Munich dan Frankfurt. Mereka akan ditempatkan sementara di barak tentara Jerman dan di sekolah pelatihan militer. Di Frankfurt, para pengungsi disambut warga yang bersimpati pada nasib mereka. Spanduk bertuliskan “Selamat Datang di Frankfurt” tersebar di sekitar stasiun. Sejumlah warga memberikan makanan dan minuman untuk pengungsi. Meski sempat memblokade pengungsi yang ingin menggunakan kereta api, pemerintah Hongaria akhirnya memutuskan memberangkatkan mereka. Menggunakan armada bus, ribuan pengungsi diberangkatkan dari Hongaria menuju perbatasan Austria. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Pengungsi Eropa , Hongaria , Eropa , Internasional

Sumber: RimaNews