Tiongkok Tawarkan Kerjasama Peningkatan Kecepatan Kereta Api

Rimanews – Tiongkok, melalui perusahaan kereta api nasionalnya China Railway, telah menawarkan kerjasama peningkatan kecepatan kereta api yang berkecepatan sedang kepada Kementerian Perhubungan. “Kami ini dapat memperluas kerja sama di bidang perkeretaapian dengan Indonesia, yakni peningkatan kecepatan kereta api berkecepatan sedang,” kata Presiden China Railway Sheng Guangzu, saat menerima kunjungan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan di Beijing, Jumat (22/04/16). Baca Juga 9 Pegawai KAI Curi Besi Rel Kereta Presiden Targetkan Investasi Rp 670 Triliun di 2017 DKI Akan Buat Underpass Mampang Kuningan Ia mengatakan bahwa Tiongkok telah berhasil meningkatkan kecepatan untuk kereta api sedangnya dari kisaran hanya 80 -100 km per jam menjadi 120-160 km per jam. “Tentu peningkatan kecepatan kereta api sedang, sangat menguntungkan bagi Indonesia. Dan ini dapat menjadi peluang kerja sama perkeretaapian antara Tiongkok dan Indonesia di masa datang,” kata Sheng Guangzu. Menanggapi tawaran tersebut, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan akan menyambut baik tawaran tersebut. “Kami akan mengirimkan tim terlebih dahulu dari PT KAI,” Kata Jonan, menambahkan bahwa keadaan Tiongkok dan Indonesia tak jauh berbeda dengan skala dan jumlahnya. “Saat ini Indonesia memiliki kereta api berkecepatan sedang baik yang digunakan untuk penumpang maupun barang. Rata-rata jumlah penumpang yang menggunakan kereta api sekitar 300 hingga 400 juta orang per tahun dengan jumlah angkutan barang sekitar 15 hingga 20 ribu ton per hari,” ungkapnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : transportasi , kereta api , Perhubungan , Kemenhub , bisnis , Ekonomi

Sumber: RimaNews