Preview Piala FA: Gengsi Manchester Derby

– Kedua tim terakhir kali bertemu tiga bulan lalu di Old Trafford, ketika Manchester City berpesta setengah lusin gol di markas sang rival, Manchester United. Akhir pekan pertama tahun 2012, City dan United kembali bertemu pada Manchester Derby di ajang Piala FA, kali ini giliran City yang menjamu United di Etihad Stadium. Meski skor terakhir pertemuan kedua tim sangat mencolok, namun laga derby selalu penuh dengan aroma gengsi dan rivalitas lokal. Tak sedikit pihak yang menyayangkan pertemuan City dan United pada fase awal kompetisi sepak bola tertua di dunia ini. City dan United merupakan semifinalis Piala FA musim lalu. Duel keduanya di Wembley tahun lalu dimenangkan City dengan skor 1-0 berkat gol Yaya Toure. City akhirnya menjadi juara dengan mengalahkan Stoke City di final sekaligus mengakhiri penantian panjang puasa gelar juara selama tiga setengah dekade. United pergi ke Eastlands dengan catatan buruk dua kekalahan beruntun di liga dari Blackburn (2-3) dan Newcastle (0-3). Sementara City baru saja bangkit pasca dua kali gagal menang dengan mengalahkan Liverpool dengan skor meyakinkan, 3-0. Bursa taruhan pun kini menempatkan United sebagai underdog. Kondisi tersebut ditanggapi oleh gelandang senior United, Michael Carrick. “Orang bisa mengatakan apa yang mereka inginkan, tapi kami tahu apa yang harus kami lakukan. Kami harus kembali ke performa puncak dan memenangkan pertandingan, tak peduli dengan situasi di liga,” kata Carrick. “Kompetisi belum selesai. Belum ada tim yang juara atau meraih trofi. Kami masih punya peluang di tiga kompetisi dan pertandingan di Piala FA selalu berbeda,” “Tentu kami akan senang bila mampu menyingkirkan mereka, dan yang lebih penting adalah meloloskan United ke putaran berikutnya,” pungkas Carrick. Sementara itu kiper City, Joe Hart, menganggap pertandingan lawan United adalah tantangan besar City untuk mempertahankan gelar Piala FA. “Saya tak terlalu memikirkan anggapan itu (City kini lebih diunggulkan dari United), saya hanya fokus untuk memenangkan pertandingan hari Minggu. Kami ingin memenangkan setiap pertandingan, tak peduli itu adalah ajang piala,” “Bila anda memenangkan setiap pertandingan, anda akan mendapat trofi, dan itulah yang kami inginkan,” tegas kiper timnas Inggris itu. Menghadapi laga penuh gengsi, sangat riskan bagi kedua manajer, Roberto Mancini dan Sir Alex Ferguson, untuk menurunkan pemain pelapis, seperti yang biasa dilakukan tim-tim besar di fase awal Piala FA. Ferguson diperkirakan akan menurunkan skuad terbaiknya, demikian pula Mancini. Namun Fergie menghadapi dilema pada posisi di bawah mistar karena Andres Lindegaard dan David De Gea sama-sama kebobolan tiga gol dalam laga terakhir mereka. Sementara Mancini yang memiliki kedalaman skuad, tetap berpikir keras menyusul absennya duo Toure, Yaya dan Kolo, yang memperkuat negara mereka di Piala Afrika. Posisi Kolo Toure akan digantikan Joleon Lescott, sementara posisi Yaya kemungkinan besar akan ditempati Nigel de Jong. Mario Balotelli kemungkinan absen karena mengalami cedera, sehingga lini depan City akan kembali bertumpu pada Sergio Aguero dan pencetak dua gol di Old Trafford, Edin Dzeko. Simak analisa, formasi, dan prediksi big match City vs United di sini . (bola/zul)

Sumber: Bola.net