Malaysia Tahan 11 Petani Indonesia, Ini Upaya Konsulat RI

Rimanews – Konsulat RI mengupayakan 11 petani rumput laut yang ditahan Polisi Maritim Malaysia, Minggu (15/2), langsung dideportasi tanpa melalui proses hukum. Hal ini disampaikan Konsul RI Tawau, Muhammad Soleh melalui rilis kepada Antara di Nunukan, Kamis (19/2). Baca Juga Pria Malaysia sembunyikan 900 gram heroin di celana dalam Malaysia Desak ASEAN Kerja Sama Kirim Bantuan ke Rohingya Kerabat Korban Temukan Puing Diduga Milik MH370 Myanmar Hentikan Pengiriman Tenaga Kerja ke Malaysia Terkait Isu Rohingya Pertamakali Singapura dan Malaysia Gagal Lolos Fase Grup Pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian negara itu untuk bernegosiasi agar 11 petani rumput laut yang berdomisili di Kabupaten Nunukan, Kaltara, tidak diproses hukum. “Kami sudah berkoordinasi dengan Komander Polis Marine dan Penyiasat Tawau supaya 11 petani rumput laut tersebut tidak perlu diproses hukum tetapi langsung dideportasi saja,” ujar dia. Muhammad Soleh menyampaikan, Konsulat RI Tawau melalui Satgas Perlindungan WNI juga telah menemui ke-11 petani rumput laut tersebut di tahanan untuk mendapatkan proses penangkapan dan pelanggaran yang dilakukan. Hanya saja, kata dia, negosiasi itu belum ada kesepakatan sehingga masih terus memonitor perkembangannya dari aparat kepolisian negara itu. Kronologis ke-11 petani rumput laut yang berdomisili di Jalan Tanjung RT 12 Kelurahan Nunukan Barat itu ditangkap Polisi Maritim Malaysia yang sedang berpatroli di tapal batas perairan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Nunukan pada Minggu (15/2) karena dianggap memasuki wilayah perairan Malaysia berbudidaya rumput laut. Padahal menurut pengakuan 11 petani tersebut bahwa memasuki wilayah perairan Malaysia tepatnya di simpang tiga parairan Pulau Nunukan, Pulau Sebatik, dengan Pulau Kayu Mati atas perintah warga Malaysia yang mempekerjakannya. Ke-11 nama petani rumput laut yang ditangkap kepolisian Malaysia itu adalah Sarifuddin, Damir, Ardi, Herman, Jamal, Andi Asma, Sudi, Abbas, Kunding serta 2 orang pelajar SMKN Nunukan atas nama Agus dan Hakim. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : malaysia , Tangkap Petani , RI , konsulat , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews