Penyebaran Data dan Foto Pribadi Marak Terjadi di Indonesia

Rimanews – Jumlah pengguna internet di Indonesia yang tidak peduli terhadap privasi data pribadi semakin meningkat. “Dari 80 juta pengguna internet di Indonesia saat ini, sebagian besarnya hanya sekedar menggunakan internet tanpa memikirkan perlindungan,” kata Pelaksana Program Internet Sehat Information and Communication Technologies Watch (ICT Watch), Frenavit Putra ketika ditemui di Jakarta, Selasa (30/9). Baca Juga WhatsApp dan facebook bikin boros baterai Gunakan wifi gratis di tempat umum bisa berbahaya Google doodle tampilkan hari ibu Ia mengatakan bahwa jumlah pengguna internet yang tidak peduli privasi data pribadi tersebut semakin meningkat bersama dengan meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia. “Perkiraannya pada tahun 2018, pengguna internet mencapai 168 juta orang, bayangkan kalau dari angka itu sebagian besarnya masih tidak peduli privasi data pribadi,” katanya. Ia mengatakan bahwa ketidakpedulian pengguna internet terhadap data pribadi dapat menyebabkan penyalahgunaan data. Selain menyebabkan penyalahgunaan data, ia mengatakan bahwa sikap tidak peduli pengguna internet dapat berujung pada petaka. “Ada banyak laporan di website kami menunjukkan berbagai kasus yang terjadi akibat penyalahgunaan data pribadi yang disebabkan ketidakpedulian pengguna internet,” katanya. Ia memberikan contoh kasus seorang wanita yang menyimpan foto pribadinya yang “menantang” di telepon genggamnya dan kemudian ditemukan oleh orang lain yang menyebarluaskan foto tersebut di internet. “Kasus semacam itu dapat dihindari bila saja ada kepedulian dari pengguna internet terhadap privasi data pribadinya masing-masing,” katanya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : internet , ICT Watch , Frenavit Putra , Software , Teknologi

Sumber: RimaNews