Bantu PNS Miliki Rumah Pertama, Pemprov DKI dan BTN Kerja Sama

Jakarta– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Bank Tabungan Negara (BTN) akan bekerja sama untuk mempermudah pinjaman bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ingin mendapatkan rumah pertama. Tidak hanya itu, DKI juga akan bekerja sama dengan BTN untuk membangun apartemen atau rumah susun sederhana milik (rusunami) bagi PNS DKI serta warga penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang ingin meningkatkan kesejahteraan hidupnya dengan tinggal di rusunami. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, Pemprov DKI memberikan kesempatan kepada PNS DKI yang belum memiliki rumah agar bisa memiliki rumah sendiri. “Kita bisa memanfaatkan aset kita yang sekarang dikelola Korpri DKI. Ini untuk memberikan kesempatan kepada mereka-mereka yang masih belum punya rumah,” kata Djarot seusai bertemu degnan BTN di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (24/8). Kemudian, Pemprov DKI menjajaki kerja sama dengan BTN untuk membangun apartemen berstatus rusunami yang dikhususkan bagi warga Jakarta yang ingin pindah dari rusunawa. Dengan begitu, mereka bisa memiliki tempat tinggal yang lebih baik lagi. Selanjutnya, rusunawa yang kosong bisa diberikan kepada warga kurang mampu yang membutuhkannya. “Bagi saudara-saudara kita yang di rusunawa yang sudah bagus-bagus, dia bisa naik kelas sehingga dia bisa tinggal di apartemen. Sehingga yang di rusunawa kita berkurang dan bisa diisi dengan yang lain,” ujarnya. Diungkapkan, Pemprov DKI menginginkan penempatan warga di rusunawa tidak permanen. Suatu saat diharapkan, dengan membaiknya ekonomi warga penghuni rusun, mereka bisa pindah ke rusunami. Artinya, kehidupan mereka naik satu tingkat dari sebelumnya. “Kan yang di rusunawa kita berharap itu tidak permanen, hanya sementara di situ. Ya semacam inkubatorlah. Supaya mereka bisa memperbaiki perekonomian. Nah kita tingkatkan, naik kelas, jadi mereka berhak seperti itu. Bukan untuk memanjakan mereka, tetapi tujuannya membantu mereka supaya bisa meningkatkan kemampuannya, sehingga bisa hidup lebih baik,” paparnya. Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah (Pemda) DKI, Arifin mengatakan perjanjian kerja sama (PKS) antara DKI dengan BTN berupa pendanaan pinjaman kredit perumahan untuk PNS DKI. “Apabila dia enggak punya rumah, dia bisa ambil perumahan-perumahan kemudian pendanaan kreditnya bisa pakai fasilitas yang bunganya rendah dengan beberapa keunggulan dari BTN. Karena memang BTN ini kan bank yang mengarah kepada kepemilikan perumahan,” ujarnya. Lenny Tristia Tambun/BW Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu