BMKG: Gempa 6,5 SR di Laut Banda tak Berpotensi Tsunami

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi gempa tektonik dengan kekuatan 6,5 pada Skala Richter (SR) di Laut Banda, Kepulauan Maluku, pada Rabu (21/12) pagi. Gempa dinyatakan tidak berpotensi tsunami. “Patut disyukuri dengan kedalaman hiposenter di kedalaman menengah ini, hasil modeling tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Mochammad Riyadi dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu. Riyadi mengatakan, pusat gempa terletak pada 7,75 LS dan 128,01 BT, tepatnya di Laut Banda pada jarak 357 km arah barat laut kota Saumlaki dengan kedalaman 173 km. Gempa, kata dia, terjadi pada pukul 07.17.17 WIB, Rabu. Hasil analisis info cepat lima menit pertama oleh BMKG menunjukkan gempa bumi berkekuatan 6,6 SR dan setelah dianalisis menjadi 6,5 SR. Riyadi mengatakan, peta tingkat guncangan BMKG menunjukkan dampak gempa berupa guncangan dirasakan dalam wilayah luas seperti di Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Kai Kecil, Pulau Damar, Pulau Moa, Pulau Timor, Pulau Wetar dan Pulau Alor pada skala intensitas II SIG-BMKG atau III MMI. Menurut laporan, lanjut dia, guncangan gempa bumi dirasakan oleh banyak orang bahkan beberapa warga berlarian keluar rumah karena panik. Namun demikian hingga saat ini belum ada laporan kerusakan sebagai akibat dampak gempa bumi. Sumber : Antara

Sumber: Republika.co