Djanur Minta Wasit PBFC Vs Persib Ikut Kursus Lagi

id, BANDUNGPelatih Persib Bandung, Djajang Nurdjaman ternyata tidak menerima baik kekalahan anak asuhnya dari Pusamania Borneo FC. Djanur, sapaan akrabnya, menilai timnya bisa membawa pulang minimal hasil seri, andai wasit tidak banyak melakukan kesalahan dalam pengambilan keputusan.
Pada laga leg pertama semifinal Piala Presiden 2017, Persib kalah 1-2. Menurut Djanur kekalahan timnya tidak lepas dari buruknya penampilan wasit Bahrul Ulum. Ia bahkan menyebut Bahrul tidak layak memimpin laga di level tertinggi dan sebaiknya ikut kursus pelatihan wasit lagi.
BACA JUGA:7 Kandidat Peraih Sepatu Emas Musim 2016/2017, Tidak Ada Nama RonaldoHasil PBFC Vs Persib: Pesut Etam Pecundangi Maung Bandung
Bukannya kami mencari excuse tapi kami agak kecewa dengan kepemimpinan wasit itu berat sebelah karena banyak pelanggaran yang tidak perlu, keluh Janur dalam jumpa pers usai laga di Stadion Segiri, Kamis (2/3).
Bahkan pelatih berusia 58 tahun itu mengatakan bahwa Bahrul sebaiknya mengikuti lagi kursus untuk membenahi performanya. Janur menilai ada banyak keputusan keliru ketika Bahrul meniup peluitnya. Termasuk ketika ada situasi advantage, dia selalu meniupkan peluitnya meskipun ada keuntungan bagi Persib untuk melancarkan serangan.
Rasanya perlu belajar lagi karena bola ada duel langsung tiup ga diliat dulu. Kalau saya kan dilihat dulu bolanya tuh kemana tapi ini tiup tiup aja, jelasnya.
Namun dibalik buruknya kepemimpinan wasit, Janur juga mengaku bahwa timnya memang sedang under perform.
Penampilan kami babak pertama kurang memuaskan banyak yang tidak tampil pada top perform, tidak banyak mengancam gawang mereka kecuali satu corner dan satu gol, itu jujur harus kami akui tapi babak kedua kami membaik, itu evaluasi kami, jelasnya.
(sim/fat/pojoksatu)

newenglandsportscountry.com pengeluaran sgp Sumber: Pojoksatu.id