Edy Rahmayadi: Sepakbola Indonesia Selalu Dibikin Ribet!

Pria yang masih menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ini melontarkan hal tersebut setelah ada wacana bahwa Ketua Umum PSSI tidak boleh merangkap jabatan lain.
Sebetulnya sepakbola Indonesia tidak ribet tapi dibikin ribet. Bola kaki ini milik rakyat Indonesia, bukan hanya milik Ketua Umum PSSI, tukas Edy Rahmayadi beberapa waktu lalu.
Sehingga kedaulatan sepakbola dikembalikan pada rakyat. Yang tidak berurusan dengan sepabola tidak boleh dekat-dekat. Gampang memisahkan sepakbola dengan politik. Bagaimana maunya kita, imbuhnya.
Calon yang diusung oleh Kelompok 85 ini tampaknya tidak akan melepas jabatannya sebagai Pangkostrad jika ia terpilih sebagai Ketua Umum PSSI nanti. Edy Rahmayadi berpedoman, larangan tersebut tidak ada aturannya.
Itu kan isu, Indonesia kan mengenal regulasi, mengenal hukum. Kalau hukum tidak memperbolehkan, baru kita tidak boleh. Tapi kalau cuma isu, ada seribu isu tiap harinya, ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menegaskan bahwa pengurus PSSI yang terpilih dalam Kongres Pemilihan pada 10 November 2016 mendatang tidak boleh merangkap jabatan dan harus fokus.
Tidak boleh (rangkap jabatan), olahraga ini tidak boleh diurus setengah hati, kata Imam Nahrawi.
Olahraga harus diurus sepenuh hati dengan waktu yang penuh, tidak boleh disambi karena tanggung jawabnya berat. Ke depan, kalau ada persoalan, pasti pemerintah yang disorot, lanjutnya.

newenglandsportscountry.com pengeluaran sgp Sumber: Sidomi