Vincenzo Montella Jadi Kandidat Pelatih Italia: Saya Gagal Santai

Bahkan dalam perkembangannya, Montella malah muncul sebagai unggulan utama mengalahkan sejumlah nama lokal lain termasuk Roberto Donadoni maupun Giampiero Ventura. Dan ternyata, Montella benar-benar tidak bisa merasa rileks dengan kabar tersebut.
Montella saat ini masih menjadi pelatih Sampdoria dan berhasil menyelamatkan tim tersebut dari ancaman degradasi. Masih berusia muda, publik memandang Montella punya potensi besar untuk menjadi pelatih hebat nantinya dan rasanya tidak ada salahnya jika Italia mencoba bakat Montella untuk menggantikan Conte yang akan hijrah ke Chelsea.
Jika Italia memanggil saya, maka saya bisa gagal tidur selama dua hari karena memikirkannya. Saya rasa pengalaman menjadi hal fundamental untuk posisi tersebut. Dan pada akhirnya, Italia selalu berada dalam posisi bagus di setiap turnamen internasional. Ketika saya masih bermain, di Euro kami mencapai final (2000) tapi kalah dari Prancis dan saya tidak bisa melupakannya, tutur Montella.
Saya punya harapan besar untuk Italia kali ini karena saya mengagumi Conte. Dimana musim depan saya berada? Kejutan bisa saja terjadi tapi untuk saat ini saya hanya melihat diri saya tetap bersama Sampdoria.
Dalam perjalanannya, Montella dahulu merupakan salah satu striker yang ternama di Italia. Ia meraih masa keemasannya ketika membela AS Roma dimana kolaborasinya dengan Francesco Totti dan Gabriel Batistuta di lini depan berbuah scudetto pada musim 2000-2001. Selama di Roma, Montella total bermain 192 kali dan mencetak 84 gol di Serie-A.
Sementara jalannya sebagai pelatih juga dimulai bersama Roma. Sempat menangani tim Roma U15, Montella kemudian naik pangkat ke tim utama pada 2010-2011 yang menggantikan Claudio Ranieri yang mana saat itu memutuskan untuk mundur. Hanya sampai akhir musim saja Montella melatih Roma sebelum mendapatkan banyak pengalaman bersama Catania, Fiorentina, dan kini Sampdoria.

newenglandsportscountry.com pengeluaran sgp Sumber: Sidomi